Banjar - Bali's social security system and Caste system


Awal istilah kasta
This system essentially begun is division of labor in society. As we know in ancient time there were no school institution, no engineering school, no medical school. So skills were transmitted from generation to generation maintaining by this caste system.
Pada dasarnya kasta diawali sebagai pembagian tugas di masyarakat. Seperti kita ketahui di jaman dulu kala tidak ada lembaga pendidikan, sekolah tehnik, sekolah kesehatan sehingga ketrampilan diajarkan dari generasi ke generasi di dalam keluarga. Jika ingin menjadi tukang kayu anak-anak belajar dari ayahnya sebagai tukang kayu. Jika ingin menjadi tukang emas gold smith, pandai besi - black smith juga belajar di keluarga. Other people must do variety of skills such as artisans, administration, spiritual education for community. Like this they made four basic divisions. Sementara beberapa orang harus mengerjakan pekerjaan yang lainnya seperti sebagai seniman, administrasi, pendidikan spiritual untuk kepentingan masyarakat. Semua tugas tugas itu di buat menjadi empat jenis pekerjaan pokok. Lama kelamaan terjadi terjadi pengelompokan tapi bukan diskriminasi dan apartheid atau ras tapi lebih kepada pembagian tugas.
      Terjadi pengaburan makna Catur warna di dalam Weda menjadi kasta juga disebabkan oleh penerjemah oleh komisaris Jerman yang pertama kali menerjemahkan Weda ke dalam bahasa Jerman. Makna catur warna yang seharusnya mengacu kepada bakat atau guna seseorang berdasarkan sifat alaminya yang didapat dari usaha belajar pada suatu bidang pekerjaan bukan dari garis keturunan. Mereka sengaja mengacaukan makna catur warna menjadi pengelompokan manusia berdasarkan jenis pekerjaan yang diturunkan secara turun temurun yang sangat tidak sesuai dengan catur warna di dalam Weda. Weda perta kali diterjemahkan ke bahasa Jerman oleh komisaris Jerman dari bahasa Jerman diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis dari bahasa Perancis ke dalam bahasa Inggris.
      Di India jika seseorang sakit atau meninggal dia akan mencari keluarga yang mempunyai tugas yang sama dengan dirinya di dalam masyarakat. Orang-orang yang mempunyai  tugas yang sama yang akan membantunya. Seolah olah orang-orang yang sefrofesi saja keluarganya. Nah sekarang  sekarang ketrampilan tidak hanya diturunkan dari keluarga tetapi lewat lembaga pemerintah sehingga sekarang sistem kasta sudah mulai ditinggalkan.  Diperlukan social security system atau di Bali disebut "banjar". Organisasi banjar adalah beranggotakan orang-orang dari berbagai macam profesi dan semua saling menghormati. Banjar bertanggungjawab untuk cacah jiwa anggota dan melaporkan ke catatan sipil pemerintah jika ada warganya yang menikah, meregister bayi lahir serta bertanggung jawab di dalam  upacara kematian para anggotanya.

Komentar